SIAK,SeRiau – Isu PHK
massal karyawan terus menghantui karyawan PT Indah Kiat Pulp and Paper
(IKPP) Perawang.Untuk itu,guna mengetahui sejauh mana kebenaran isu
tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Kabupaten Siak
menghimbau Komisi I DPRD Siak dan Pemerintah Daerah (Pemda) mengambil
sikap.
“Karyawan PT IKPP terus dihantui isu PHK
massal 2000 karyawan. Namun meski ancaman ini sangat berdampak kepada
kehidupan sosial ditengah masyarakat belum ada tanggapan dari pihak
terkait,”ungkap Panglima Laskar Melayu Rembuk (LMR) Kabupaten Siak
Ismail Amir SH.
Menurut Ismail apa yang dihadapi
karyawan di Perawang, sudah seyognya menjadi perhatian semua pihak.
Karena buruh merupakan bagian penting dari pembangunan bangsa. Dimana
melalui karya buruh perusahaan menghasilkan pulp and paper kualitas
ekspor yang mendatangkan devisa bagi neraga.
“Kasihan kita dengan nasib buruh, padahal buruh merupakan pahlawan penambah devisa. Secara langsung APBD Siak juga menghasilkan pajak dari keringat buruh,”sebutnya.
Apalagi kata Anggota DPRD Siak asal
daerah Pemilihan Tualang ini, isu akan adanya PHK massal selalui
dihembuskan perusahaan setiap tahun, sepertinya agenda rutin. Isu ini
juga muncul disaat Karyawan menuntut kenaikan gaji.
“Sekarang sebagian sudah di berhentikan
dengan mencari-cari alasan terkena nilai C.Kita sangat prihatin dengan
nasib mereka, apalagi nanti akan berdampak kepada anak-anak, bisa
berhenti sekolah,jika orang tuanya di PHK,” ungkap Ketua BK DPRD Siak
ini.
Ismail Amir mendesak agar wakil rakyat
Kabupaten Siak melalui komisi terkait dalam hal ini Komisi I dan pemda
Siak untuk mengambil sikap. Dewan dan Pemda tidak boleh diam diri,apatis
mendengar isu yang selalui membuat resah karyawan di kota industri
Perawang ini.(ram)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar